Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

IKHLAS

Di kehidupan ini pasti kita tidak asing lagi dengan kata ikhlas, banyak orang dengan mudah mengatakan bahwa dia ikhlas melakukan suatu hal. Tapi tau kah kita arti sebenarnya dari ikhlas.  Banyak orang mengumbar bahwa mereka ihklas, tapi pada kenyataanya kita tak tahu apa itu benar. Terlalu banyak kebohongan di dunia ini.

Ikhlas adalah sesuatu yang kita lakukan hanya sekedar untuk mencari dan mengahrapkan ridho dari Allah,sesuatu yang kita lakukan agar bisa berbagi kebahagiaan dan kebaikan kepada orang lain, tanpa mengahrapkan balasan dari orang tersebut baik secara lisan maupun materi. 

Ikhlas lah dalam melakukan suatu hal, karena kita hidup di dunia ini hanya untuk mengharapkan ridho dari Sang Maha Pencipta. Pujian atau materi yang diberikan orang lain itu hanya berupa hadiah, buah dari keikhlasan kita. Seseorang yang ikhlas tidak akan mau mengumbar kebaikan yang pernah dia lakukan kepada orang lain. Apa yang dia berikan kepada orang lain,hanya semata untuk berbagi kebahagiaan kepada orang lain.

Pada zaman sekarang ini banyak kita lihat orang yang tiba-tiba jadi dermawan ketika sedang musim Pilkada atau apalah nama sejenis lainnya. Mereka mengatakan diri mereka seperti layaknya malaikat yang siap ikhlas dalam melakukan tugasnya sebagai para wakil rakyat. Tetapi apa yang terjadi setelah mereka duduk di singasana,mereka dengan gagahnya duduk di kursi mewah, rakyat terlupakan, senyum yang bak malaikat dulu, kini berubah jadi kesinisan yang seakan-akan mencekik rakyat karena aturan yang mereka buat.

Keikhlasan yang tulus tidak akan berubah sampai kapan pun, keikhlasan mengajarkan kita tentang banyak hal. Melakukan sesuatu yang hanya sekedar memberi tidak mengharapkan balasan, kecuali satu balasan yaitu ridho dari Allah.

~Salah Satu Kunci Kehidupan adalah IKHLAS~
»»  Read More

Manjadda Wajada

Kata-kata ini semakin populer di telinga masyarakat melalui buku karya Ahmad Fuadi yang berjudul "Negeri 5 Menara". Pada novel ini kata-kata ini menjadi kata yang manjur dan jitu dalam hidup tokoh utama cerita ini yang bernama Alif. Manjadda Wajada yang artinya "Siapa yang bersungguh-sung pasti akan mendapat". Dari arti tersebut dapat kita ketahui, jika kita bersungguh dan berusaha, percayalah Allah selalu bersama kita untuk mencapainya, sehingga sesuatu yang kita cita-citakan dapat terwujud bahkan sesuatu yang dipikirkan tidak mungkin untuk kita dapat.

Memang dahsyat dari efek kata ini. Membuat seseorang menjadi lebih mempunyai mimpi,yakin akan mimpi dan mau berusaha sungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Semu orang mempunyai mimpi atau yang diinginkan, tetapi tidak semua orang mau bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Padahal Allah telah jelas-jelas menjanjikan bahwa siapa yang mau bersungguh-sungguh, sungguh Allah bersama mereka, dan tidak ada satupun yang bisa berkuasa kalau Allah telah bertindak. Sesuatu yang mustahil bisa terwujud apabila Allah telah berkehendak. 

Banyak orang mengatakan bahwa hidup ini sudah ada jalannya masing-masing, tapi semua itu juga bisa berubah kalau kita sendiri ada niat dan usaha sungguh-sungguh untuk mengubah itu semua. Ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa "Kesuksesan itu 1 % ditentukan karena kecerdasan dan kepintaran seseorang tetapi 99% yang mempengaruhi kesuksesan itu adalah USAHA" . Jadi, apabila kalian inigin sukses maka berusahalah untuk mendapatkannya, kita tidak tahu apa yang kita dapatkan di masa depan sebelum kita berusaha untuk mendapatkannya.

"LEBIH BAIK GAGAL KARENA BERUSAHA DARIPADA TIDAK PERNAH MENCOBA"
»»  Read More

Man Shabara Zhafira

Man Shabara Zhafira,kata-kata ini merupakan kata-kata yang ampuh untuk menghadapi dunia yang fana ini. Arti dari kata-kata ini adalah "Siapa yang Sabar ia yang Beruntung". Sabar...banyak orang di dunia ini yang memilki tingakat kesabaran yang terbatas, sedangkan Allah telah menjelaskan bahwa sabar itu tidak terbatas.

Tapi coba lihat pada kenyataannya, ketika seseorang melakukan kesalahan dan membuat kita kesal berkali-kali, kata-kata apa yang terlontar dari mulut kita "Sebelum kesabaran saya habis!!!" dengan mata penah amarah. Berarti secara tidak langsung kita mengatakan bahwa kesabaran itu terbatas. Memang terkadang  orang itu berbuat salah, ketahuilah tidak ad orang yang sempurna di dunia ini.

Bagi seorang muslim seharusnya setiap emosi kalian memuncak,maka bacalah istighfar atau segeralah mengambil air wudhu. Dulu waktu SMA saya pernah diceritakan oleh guru suatu kisah tentang kesabaran. Begini ceritanya..

Suatu hari Pak Agus diberikan tugas untuk pergi menghadiri rapat di Singapore pada pukul 11 di kantor tempat ia bekerja. Tiket pesawat telah dipesankan, dan akan berangkat pada jam 10 Pagi, Pak Agus pun pergi ke bandara, dan sampai pada pukul 9. Telah lama menunggu, operator bandara mengatakan bahwa pesawat keberangkatan menuju Singapore terpaksa delay karena terjadi masalah dari sana. Untuk itu para passenger diharap bersabar menanti, telah lama menanti pesawat tak kunjung datang, para passenger ada yang telah pergi ke operator untuk saling berganti bertanya, bahkan ada yang mengamuk dan berkata "Ini gimana sih,saya ada keperluan penting ini, mba ga tau berapa biaya dan kerugian yang saya terima!!!!". Para operator pun berkali-kali juga minta maaf kepada para penumpang.

Tapi yang dilakukan Pak Agus beda,beliau pergi ke operator dan bertanya dengan penuh senyum " Maaf mba,ini kenapa bisa delay ya? masih lama ya mba?", Si operator bertanya lagi "Emang Bapak ada urusan apa ke Singapur?". "Saya ada tugas dari kantor untuk menghadiri rapat jam 2" ujar Pak Agus. "Wah berarti kurang lebih tinggal 2 jam lagi yah Pak,Oke nanti kami konfirmasi lagi",jawab operator. Pak Agus pun kembali duduk kembali sambil menunggu Pak Agus membaca surat kabar.

Tiba-tiba operator tadi menghampiri Pak Agus dan mengatakan dengan suara pelan "Pak kami dapat satu tempat duduk untuk Bapak dengan nomor penerbangan yang lain sekarang,kalau Bapak mau,Bapak bisa berangkat". Tak usah diragukan lagi Pak Agus pun langsung menerima Tiket itu dan langsung berangakat. Oleh karena kesabaran Pak Agus, dia pun mendapatkan keberuntungan, orang yang sabar pasti akan menang. Dan akhirnya Pak Agus bisa menghadiri rapat itu.

Jadi,..
~Man Shabara Zhafira~
»»  Read More